SIM: Surat Izin Menikah

Sebelum kamu mendapatkan surat ijin menikah, sehingga layak membawa kendaraan, tentunya kamu harus belajar nyetir dan memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di jalan agar tidak membahayakan diri dan orang lain.

Begitupun dengan pernikahan, sebelum memutuskan untuk menikah, alangkah baiknya kamu perhatikan hal berikut ini, jangan hanya terpacu pada kemewahan dalam proses pernikahan saja.

1. Mengatur Emosi

Bila anda umumnya seringkali bicara dengan suara yang tinggi bahkan juga berteriak, belajarlah untuk meredam. Terlebih hingga pengucapan anda menyakiti hati orang yang lain, belajarlah untuk meredam serta mengatur emosimu. Karna mengatur emosi adalah hal pertama yang perlu dikerjakan sebelumnya berjanji sehidup – semati. Kemarahan juga bukanlah sisi dalam merampungkan satu problem yang berlangsung dalam hubungan kalian.

Anda mesti belajar bagaimana menentramkan diri.

2. Komunikasi

Komunikasi sangat perlu dalam merajut hubungan dengan pasangan. Berbicaralah dengan bijaksana, terlebih menyangkut tema yang buat jengkel, dan belajar untuk dengarkan adalah hal yang perlu dalam pernikahan.

Menyebutkan suatu hal namun lewat cara mengkritik, komplain, atau menyindir juga akan membawa banyak problem dalam pernikahan. Sifat sangat cuek, meremehkan, bahkan juga tidak mengganggap perlu omongan pasangan juga baiknya tidak dibawa dalam pernikahan.

Ciptakanlah satu komunikasi yang penuh kehangatan serta keakraban.

3. Revolusi Perseteruan

Tiap-tiap pasangan mempunyai ketidaksamaan, tapi alangkah dengan ketidaksamaan itu bisa jadikan tiap-tiap pasangan sama-sama lengkapi kekurangan semasing tanpa ada mesti menghina atau mentertawainya. Bila berlangsung perseteruan janganlah dilewatkan makin melebar, bicarakan dengan baik-baik, mencari jalan keluar yang pas, janganlah dibiarkan problem jadi momok menakutkan dalam pernikahan.

Upayakan merampungkan problem dengan bijaksana karna sekecil atau remeh apapun problem yang dihadapi. Bila diabaikan atau di biarlah bahkan juga tidak dikerjakan tentu satu waktu juga akan jadi bom dalam satu pernikahan.

4. Berlaku Positif

Tertawalah waktu dengarkan lelucon yang di lontarkan pasangan, atau mendekatlah ke pundaknya waktu dia menceritakan mengenai satu hal yang seumpamanya menginginkan buat anda tertawa. Belajarlah sharing senyuman dengan pasangan setiap waktu, bahkan juga di waktu anda tengah geram atau jengkel meskipun.

Belajarlah juga untuk tahu bagaimana mulai dengan ” CARA SAYA ” jadi ” CARA KAMI ” yang itu dapat di terima oleh semuanya pihak. Begitu anda tengah membuat sikap positif dalam hubungan. Makin seringkali anda meningkatkan hal semacam ini, makin kuat pernikahanmu.

5. Persiapan Menuju Pernikahan

Kunci pernikahan yang berhasil adalah persiapan. Ingat-ingatlah kalau pernikahan tidak cuma untuk sehari, tapi selama-lamanya.

Jadi.. maulah belajar untuk sama-sama isi satu dengan yang lain, karenanya janganlah cuma repot untuk mengurus serta mempersiapkan pesta pernikahan saja, tapi juga yakinkan anda telah mempunyai ketrampilan itu supaya nantinya pernikahanmu bisa bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *