Pemuda di Tulungagung Potong Burung Sendiri

Pemuda di Tulungagung Potong Burung Sendiri. Setelah melakukan operasi tim dokter di ird dr iskak angkat tangan alat vital milik jejaka yang sehari-hari jualan kerupuk ini tidak bisa disambung lagi karena putus total terpaksa nahrowi harus kehilangan burung milik satu-satunya.

Usut punya usut  anak pertama dari dua bersaudara pasangan slamet khoiri 57 tahun dan bibit komsiyati 52 tahun ini stres berat karena diputus kekasihnya menariknya pacar nahrowi ternyata baru smp kelas 3 dia bernama farida 16 tahun yang masih tetangga nahrowi sendiri.

Slamet khoiri ayah nahrowi mengaku memang anak bungsunya nekat memotong burungnya karena diputus sang pacar  jalinan asmara yang dirajut nahrowi yang sudah berjalan setahun sirna begitu saja setelah farida sang idaman hati yang berjanji mau dinikahi  tiba-tiba memutus cinta nahrowi tanpa alasan yang jelas.

Orang pertama yang mengetahui nahrowi memotong burungnya dengan pisau adalah slamet khoiri saat nahrowi memotong burungnya sampai putus khoiri waktu itu sedang merebus air di dapur sedangkan bibit komsiyati istrinya sedang astik menonton karnaval  tiba-tiba khoiri mendengar suara ketukan keras sebanyak tiga kali.

Mendengar suara tersebut khoiri segera lari keluar ternyata  di ruang tamu khoiri sudah mendapati nahrowi tergeletak dan pingsan khoiri kaget karena di celana nahrowi  keluar darah segar berceceran.

Khoiri lantas membuka celana nahrowi alangah kagetnya sang ayah ternyata burung satu-satunya milik nahrowi sudah putus nahrowi nekat memotong burungnya di atas meja dengan sebilah pisau sebanyak tiga kali pisau tersebut selama ini dipakai untuk memotong bahan yang akan dibuat kerupuk.

Khoiri menambahkan nahrowi memang anaknya tertutup selama ini bila ada masalah  dipendam sendiri tidak mau berceri Sebanyak 10 siswa sdn moyoketen 1 tulungagung jawa timur kemarin keracunan setelah mengkonsumsi mie yang dibeli dari penjual mie yang mangkal di sekolah mereka.

Seperti biasa lepas bel istrahat berbunyi para siswa langsung menyerbu rombong penjual mie yang selalu mangkal di depan sekolah tersebut  usai melahap mie yang dibungkus daun pisang sepuluh siswa mendadak merasakan mual  kepala pusing dan muntah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *