Komponen Dasar Penyusunan Akuntansi Asuransi Yang Harus Diketahui

Komponen Dasar Penyusunan Akuntansi Asuransi Yang Harus Diketahui

Pengelolaan keuangan dalam sebuah perusahaan asuransi sangatlah penting, karena bagaimanapun catatan keuangan adalah komponen vital yang sangat berpengaruh dalam kehidupan atau keberlangsungan perusahaan, makadari itu untuk menghitung akuntansi asuransi tidak boleh sembarangan dan harus dilakukan secermat mungkin. Jika anda adalah salah satu orang yang baru masuk dalam duni akuntansi terutama dalam sebuah perusahaan asuransi pasti akan mengalami kesulitan mengelola keuangan, sebagai dasar pengetahuan anda lebih baik sebelum anda mulai bekerja anda pelajari terlebih dahulu dengan matang apa saja komponen-komponen dasar dalam pembuatan atau pencatatan keuangan tersebut, sebab jika anda tidak mengetahui komponen dasarnya maka langkah penyusunan selanjutnya akan semakin sulit dan dikhawatirkan banyak terjadi kekeliruan.

Komponen Dasar Penyusunan Akuntansi Asuransi Yang Harus Diketahui
Komponen Dasar Penyusunan Akuntansi Asuransi Yang Harus Diketahui

Langkah awal penyusunan catatan keuangan perusahaan asuransi
Dalam melakukan penghitungan akuntansi langkah utama yang harus anda lakukan adalah menyusun neraca, melalui penyusunan neraca ini selanjutny aanda dapat menyusun pembukuan lainnya termasuk dalam menentukan pajak umkm. Meskipun ada aplikasi khusus yakni aplikasi pajak yang dapat anda gunakan untuk menghitungnya tetap saja sebagai bukti perusahaan anda harus membuat lampiran neraca keuangan, dalam penyusunan akuntansi dunia perusahaan asuransi didalam neraca aktiva disajikan dalam penempatan akun investasi dan terletak di urutan pertama, banyak para akuntan pemula mengabaikan dan lupa akan hal ini sehingga penyusunan neraca mereka menjadi sangat kacau dan tidak beraturan. Untuk membantu anda yang baru terjun dalam dunia perakuntansian terutama akuntansi dalam perusahaan asuransi atau akuntansi ukm lainnya maka berikut ini adalah komponen dasar yang harus anda pelajari dan pahami terlebih dahulu

  1. Kebijakan akuntansi, kebijakan yang dimaksudkan disini terdiri dari pengakuan pendapatan premi, transaksi reasuransi, pengakuan beban klaim dan berbagai kebijakan akuntansi lainnya
  2. Penangguhan biaya akuisisi, pengungkapan ini mencakup sifat, jumlah,jenis dan metode pengalokasian biaya akuisis tersebut.
  3. Kewajiban yang harus dilakukan kepada pemegang polis, dalam akuntansi yang berhubungan dengan perusahaan asuransi penjelasan mengenai metode, asumsi dan system perhitungan digunakan sebagai dasar perhitungan.
  4. Hutang subordinasi, dalam tahap ini berisi sebuah penjelasan mengenai karakteristik perjanjian pinjaman , tingkat bunga dan nilai-nilai sisa pinjaman
  5. Ekuitas asuransi jiwa bersama, dalam hal ini berarti memberikan penjelasan mengenai sebuah metode serta jumlah pembagian keuntungan oleh pemegang polis tersebut.

Pembuatan Laporan Akuntansi Perusahaan Jasa Asuransi
Sama seperti laporan akuntansi pada umumnya, pada perusahaan asuransi inipun terdapat beberapa laporan yang nantinya akan anda buat yaitu laporan rugi laba yang disusun secara single step, kemduian dilanjutkan dengan catatan atas laporan keuangan. Laporan catatan keuangan berisi berbagai macam akun yaitu pendapatan yang berisi premi kontrak jangka pendek seperti credit life insurance, term life insurance. Kemudian adapula kontrak jangka panjang estimasi, estimasi tersebut berdasarkan pada sebuah asumsi seperti hasil investasi, mortalitas morbiditas serta terminasi. Setelah laporan tersusun untuk memastikan apakah penghitungan anda tepat ataukah tidak anda dapat menggunakan aplikasi keuangan.

Kegiatan terakhir dalam proses akuntansi asuransi setelah membuat laporan keuangan adalah melakukan pembukuan, kebanyakan dalam tahap pembukuan ini para akuntan dapat menggunakan softwere pembukuan agar proses jauh lebih lancar dan lebih cepat, secara garis besar sebenarnya proses pembukuan dan tahap-tahap akuntansi nya sama dengan proses akuntansi perusahaan lainnya yang membedakan hanya pada segi polis dan investasi dari nasabah yang menggunakan layanan asuransi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *